Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan & membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah. Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya.
Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup.
Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja.
Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, & tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar & penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric & tidak ada lagi yang mengingatnya. Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!" Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?" "Nama saya Elic, Tante." "Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?" Saya langsung tersentak & bangun. Rasa bersalah, sesal & berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, & Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?" "Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu." tetapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak...
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya & Eric.. Eric...
Saya meninggalkan Eric disana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya... Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!" Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?" Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan & mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin & hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..." Saya pun membaca tulisan di kertas itu...
"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..." Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan... katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!" Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk kedalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya disana. Nyonya, dosa anda tidak terampuni!"
Saya kemudian pingsan & tidak ingat apa-apa lagi.
Tampilkan postingan dengan label Story to Read. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Story to Read. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Juli 2008
Rabu, 02 Juli 2008
Menjadi orang yang berpikir positif
SEBUAH KISAH YANG INDAH -Menjadi orang yang berpikir positif- Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jikaseseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!" Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya. Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialaminya. Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya. Aku selalu memilih sisi positifnya." "Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan.Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata.Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit. Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya.
Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan."Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup." "Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, "Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.""Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku.Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."
Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.
Sekarang kamu punya dua pilihan:
1. Kamu dapat menutup article ini, atau
2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi. Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata.Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit. Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya.
Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan."Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup." "Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, "Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.""Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku.Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."
Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.
Sekarang kamu punya dua pilihan:
1. Kamu dapat menutup article ini, atau
2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi. Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.
Minggu, 29 Juni 2008
just read this!
This is a story from a University in Jakarta about a young college girl who passed away last month.Her name was Samara. She was hit by a dumper truck. She had a boy friendnamed Ari. Both of them were true lovers. They always hung on the phone.You could never see her without her cell phone. In fact she also changedher phone from Mentari to Indosat, so both of them can be on the samenetwork, and save on the cost and get good network coverage. She spenthalf of the day talking with Ari. Samara's family knew abouttheir relationship. Ari was very close with Samara's family. (Just imaginetheir love). Before she passed away she always told her friends "If I passaway please bury me withmy hand phone" she also said the same thing to her parents.After her death, people couldn't carry her coffin, I was there. A lot ofthem tried to do so but still couldn't, everybody including me, had triedto carry the coffin, the result is still the same. Eventually, they calleda Feng Shui Master. He took a stick and started speaking to himselfslowly. After a few minutes, he said "this girl missessomething here". Then her friends told the Master about her intentions tobury her with her phone. He then opened the coffin and places her phoneand SIM card inside the casket. After that they tried to carry the coffin.It could be moved and they carried it into the van easily. All of us wereshocked.Samara's parents did not inform Ari that Samara had passed away. After 2weeks Ari called Samara,s mom. Ari:"I'm coming home today. Cook somethingnice for me. Dont tell Samara that I'm coming home today, I wannasurprise her." Her mother replied..... "You come home first, I wanna tellyou something very important."After he came, they told him the truth about Summera. Ari thought thatthey were playing a fool. He was laughing and said "don't try to fool me -tell Samara to come out, i have a gift for her Please stop this nonsense".Then they showed him her grave. He said... "It's not true. We spokeyesterday. She still calls me. Ari was shaking. Suddenly, his phone rang."See this is from Samara, see this..." he showed the phone to Samara,sfamily. All of them told him to answer. He talked using the loudspeakermode. All of them heard his conversation. Loud and clear, no cross lines,no humming. It was the actual voice of Samara & there was no way otherscould use her SIM card since it was nailed inside the coffin. They were soshocked and asked for the Feng Shuie Master's help again. The Masterbrought his co-masters to solve this matter. He & his co-mastersworked for 5 hours. Then they discovered one thing...
INDOSAT has the best coverage. Where ever you go, their network follows(hehehehehehehe) !!!
Never in my life have I read such an story...Wasted ten minutes coz ofthis..It's yourturn now =)
INDOSAT has the best coverage. Where ever you go, their network follows(hehehehehehehe) !!!
Never in my life have I read such an story...Wasted ten minutes coz ofthis..It's yourturn now =)
PESAN SANG AYAH
Dahulu kala Ada 2 orang kakak beradik. Ketika ayahnya meninggal sebelumnya berpesan dua hal :1). Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, Dan2). Jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka.Jawab anak yang bungsu : Inilah karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, Dan sebagai akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih. Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko Dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari.Akibatnya saya harus naik becak atau andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja cukup, tetapi karena pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku bertambah banyak.Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun bertanya hal yang sama.Jawab anak sulung : Ini semua adalahkarena saya mentaati pesan ayah.Karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut. Juga ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit Dan pulang sesudah matahari terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka, Dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu Dan tokoku menjadi laris ,karena mempunyai jam kerja lebih lama.Bagaimana dengan anda?Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda jika Kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat Kita success tetapi Kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena routinitas Kita ..pilihan Ada di tangan anda.
“Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa"
“Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa"
Jumat, 11 April 2008
Suka,Sayang, dan Cinta
Saat kamu "MENYUKAI" seseorang, kamuingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.Saat kamu "MENYAYANGI" seseorang, kamuingin sekali membuatnya bahagia danbukan untuk dirimu sendiri.Saat kamu "MENCINTAI" seseorang, kamuakan melakukan apapun untukkebahagiaannya walaupun kamu harusmengorbankan jiwamu.Saat kamu "menyukai" seseorang danberada disisinya maka kamu akanbertanya, "Bolehkah aku menciummu?"Saat kamu menyayangi" seseorang danberada disisinya maka kamu akanbertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"Saat kau "mencintai" seseorang danberada disisinya maka kamu akanmenggenggam erat tangannya..."SuKa" adalah saat ia menangis, kamuakan berkata "Sudahlah, jgn menangis.""SaYaNG" adalah saat ia menangis dankamu akan menangis bersamanya."CiNtA" adalah saat ia menangis dan kamuakan membiarkannya menangis dipundakmusambil berkata, "Mari kita selesaikanmasalah ini bersama-sama.""SuKa" adalah saat kamu melihatnya, kamuakan berkata, "Ia sangat cantik danmenawan.""SaYaNG" adalah saat kamu melihatnya,kamu akan melihatnya dari hatimu danbukan matamu."CiNtA" adalah saat kamu melihatnya,kamu akan berkata,"Buatku dia adalahanugerah terindah yang pernah Tuhanberikan padaku.."Pada saat orang yang kamu "SuKa"menyakitimu, maka kamu akan marah dantak mau lagi bicara padanya.Pada saat orang yang kamu "SaYaNG"menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.Pada saat orang yang kamu "CiNtA"menyakitimu, kamu akan berkata, "Tak apadia hanya tak tau apa yang dia lakukan."Pada saat kamu "SuKa" padanya, kamu akanMEMAKSANYA untuk menyukaimu.Pada saat kamu "SaYaNG" padanya, kamuakan MEMBIARKANNYA MEMILIH.Pada saat kamu "CiNtA" padanya, kamuakan selalu MENANTINYA dengan setia dantulus..."SuKa" adalah kamu akan menemaninya bilaitu menguntungkan."SaYaNG" adalah kamu akan menemaninya disaat dia membutuhkan."CiNtA" adalah kamu akan menemaninya di
saat bagaimana keadaanmu."SuKa" adalah hal yang menuntut."SaYaNG" adalah hal memberi dan menerima."CiNtA" adalah hal yang memberi dengan rela.
saat bagaimana keadaanmu."SuKa" adalah hal yang menuntut."SaYaNG" adalah hal memberi dan menerima."CiNtA" adalah hal yang memberi dengan rela.
Kamis, 10 April 2008
EMAS DAN KEKASIH
EMAS DAN KEKASIH Bacaan bagi yang, SEDANG MENCARI PASANGAN, TELAH MEMPEROLEH PASANGAN dan TELAH MENIKAH.> Alkisah seorang raja yg kaya raya & sangat baik. Ia mempunyai banyak sekali emas & kuningan. Karena terlalu banyak sehingga antara emas & kuningan tercampur menjadi satu.> Suatu hari raja yg baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya. Dia membuka gudangnya lalu mempersilahkan rakyatnya mengambil > kepingan emas terserah mereka. Karena antara emas & kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali dibedakan mana yg emas & mana yg> kuningan, lalu mana yg emasnya 24 karat & mana yg emasnya hanya 1 karat.> Namun karena ada peraturan dari Sang Raja, yaitu bila mereka sudah MEMILIH & MENGAMBIL SATU dari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.> Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yg mendapat emas hanya 1 karat atau mereka yg mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja di kebun raja &> merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja AKAN MENAMBAH & MEMBERIKAN KADAR KARAT itu sedikit demi sedikit.> Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya. Mereka datang dari penjuru tempat dan satu persatu dari mereka dengan> berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu. Waktu yg diberikan kepada mereka semua ialah SATU SETENGAH HARI, dengan perhitungan SETENGAH HARI UTK MEMILIH, SETENGAH HARI UTK MERENUNGKAN & SETENGAH HARI LAGI UTK MEMUTUSKAN.> Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tsb. Karena tidak jarang terjadi perebutan emas yg sama diantara mereka. Selama proses> pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba bertanya kpd salah seorang rakyatnya, "Apa yg kau amat-amati, sehingga satu setengah hari kau habiskan waktumu di sini?"> Jawab orang itu: "Tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat itu.">> Lalu tanya prajurit itu lagi: "Seandainya emas 24 karat itu tidak pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah engkau masih saja mencarinya? Sedangkan waktumu sangat terbatas?">> Jawab orang itu lagi: Tentu saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir yg ada ditanganku begitu waktuku habis.">>> Lalu prajurit itu berkeliling & ia menjumpai seorang yg tampan, melihat perangainya ia adalah seorang kaya. Bertanyalah prajurit itu kepadanya,>> "Hai orang kaya apa yg kau cari di sini.Bukankah engkau sudah lebih dari cukup?">> Jawab orang kaya itu, "Bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa mengambil emas ini tentu saja itu berarti menambah keuntunganku. ">>> Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka tampak olehnya seseorang yg sejak satu hari ia selalu menggenggam kepingan> emasnya. Lalu dihampirinya orang itu, "Mengapa engkau diam di sini? Tidakkah engkau memilih emas-emas itu? Atau tekadmu sudah bulat untuk mengambil emas itu?'>> Mendengar perkataan prajurit itu,orang ini hanya diam saja. Maka prajurit bertanya lagi,"Atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yg lain?">> Orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran. Lalu ia lebih mendekat lagi, "Tidakkah engkau mendengar pertanyaanku? ">> Sambil menatap prajurit, orang itu menjawab: "Tuan,saya ini orang miskin. Saya tidak pernah tahu mana yg emas & mana yg kuningan. Tetapi HATI SAYA MEMILIH EMAS INI, saya pun tidak tahu berapa kadar emas ini. Atau jika ternyata emas ini hanya kuningan pun saya juga tidak tahu.">> "Lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka atau kepadaku kalau engkau tidak tahu." Tanya prajurit itu lagi.>> "Tuan, emas & kuningan ini milik raja. Jadi menurut saya hanya raja yg tahu mana yg emas & mana yg kuningan, mana yg 1 karat & mana yg 24 karat. Tetapi satu hal yg saya percaya, janji raja untuk mengubah kuningan menjadi emas, itu yg lebih penting." Jawabnya lugu.>> Prajurit ini semakin penasaran, "Mengapa bisa begitu?">> "Bagi saya berapa pun kadar emas ini cukup buat saya. Karena kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk> membeli emas Tuan.">> Prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia melanjutkan perkataannya, "Lagipula Tuan, peraturannya saya tidak boleh menukar emas yg sudah saya ambil.">> "Tidakkah engkau mengambil emas-emas yg lain & menukarnya sekarang selagi masih ada waktu?" Tanya prajurit lagi.>> "Saya SUDAH MENGGUNAKAN WAKTU ITU, kini waktu setengah hari terakhir saya, inilah saatnya saya mengambil keputusan. Jika saya GANTIKAN EMAS INI DENGAN YANG LAIN, BELUM TENTU SAYA MENDAPAT YG LEBIH BAIK DARI PUNYA SAYA INI.>> Saya memutuskan untuk mengabdi pada raja & merawat milik saya ini, untuk menjadikannya emas yg murni.">>> Tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan mereka. Lalu raja keluar & berdiri ditempat yg tinggi sambil berkata,"Wahai rakyatku yg kukasihi. Semua emas yg kau genggam itu adalah hadiah yg telah kuberikan. Sesuai dengan perjanjian, tidak seorang pun diperbolehkan menukar atau pun menyia-nyiakan hadiah itu. Jika didapati hal di atas maka orang itu akan MENDAPAT HUKUMAN karena ia tidak menghargai raja.">>>> Kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya. Lalu sekali lagi di hadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal, "Dan ketahuilah,> bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu. Hal ini dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan. Dan hanya akulah yg dapat> menambah jumlah karat itu, karena akulah yg memilikinya. Selama satu setengah hari, setengah hari yg kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian semua untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan perihal emas itu. Tetapi sayang sekali, hanya 1 orang yg datang kepadaku untuk menanyakannya. " Demikianlah raja yg baik hati & bijaksana itu mengajar rakyatnya. Dan selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya.> (Dikutip dari: "When We Have to Choice" / Kumpulan Sharing & Cerpen)>> Berharap melalui alkisah di atas kita dapat merefleksi diri dalam mencari> pasangan hidup:> BAGI YANG SEDANG MENCARI PASANGAN> (setengah hari untuk memilih)>> MEMILIH memang boleh, tapi MANUSIA TIDAK ADA YG SEMPURNA, jangan lupa emas-emas itu milik sang raja jadi hanya dia yang> tahu menahu masalah itu.> Artinya setiap manusia milik Tuhan, jadi berdoalah untuk berkomunikasi> denganNYA tentang pasangan anda.> BAGI YANG TELAH MEMPEROLEH PASANGAN> (setengah hari untuk merenungkan)>> Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat. Ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat. Diluar,> memang KITA DIHADAPKAN DENGAN BANYAK PILIHAN, sama dengan rakyat yang memilih emas tadi. Akan tetapi pada saat KITA SUDAH> MENDAPATKANNYA BELUM TENTU WAKTU KITA MELEPASKANNYA KITA MENDAPAT YG LEBIH BAIK. Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara objective siapa dia (karena itu KETERBUKAAN & KOMUNIKASI sangat penting dalam menjalin hubungan) dan MENYELARASKAN HATI.>> Anda bersamanya. Begitu Anda tahu tentang HAL TERJELEK dalam dirinya sebelum Anda menikah itu lebih baik. Dengan demikian Anda tidak merasa shock setelah menikah. Tinggal BAGAIMANA ANDA MENERIMANYA. Anda mampu menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak. "CINTA SELALU BERJUANG" Jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam jalan cinta Anda. Justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah mengalami masalah dengan pasangan Anda (TIDAK PERNAH BERTENGKAR MUNGKIN) Anda malah harus berhati-hati, karena ini adalah hubungan yg tidak sehat, berarti banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda.
> Yg terpenting adalah NIAT BAIK DIANTARA PASANGAN, sehingga dengan KOMITMEN & CINTA, SEGALA SESUATU SELALU ADA JALAN KELUARNYA. Meskipun dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya Anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi PERTIMBANGKAN DENGAN BAIK hal ini.> BAGI YANG TELAH MENIKAH> (setengah hari untuk memutuskan)>> Dalam tahap ini, siapa pun dia berarti Anda telah mengambil keputusan untuk memilihnya. Jangan berpikir untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda. Jika ini terjadi berarti Anda EGOIS, sama halnya dengan orang kaya di atas.>> Dan dengan demikian Anda TIDAK PERNAH PUAS DENGAN DIRI PASANGAN ANDA, maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda> tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda sendiri. Jangan kuatir raja selalu memperhatikan rakyatnya dan menambah kadar karat pada emasnya.> Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda dan DIA YANG PALING BERKUASA MENGUBAH SETIAP ORANG. Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi & bercerai lagi??> Ingatlah si dia adalah HADIAH, siapa pun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda.>> Ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak boleh menukar atau menyia-nyiakan emas Anda. Jadi> peliharalah pasangan Anda sebagaimana HADIAH TERINDAH YANG TELAH TUHAN BERIKAN. Dan apa pun yang terjadi dengan pasangan> Anda komunikasikanlah dengan Tuhan, KARENA DIA YANG MEMILIKI HATI SETIAP> MANUSIA...>Good day & wonderful week ahead
> Yg terpenting adalah NIAT BAIK DIANTARA PASANGAN, sehingga dengan KOMITMEN & CINTA, SEGALA SESUATU SELALU ADA JALAN KELUARNYA. Meskipun dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya Anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi PERTIMBANGKAN DENGAN BAIK hal ini.> BAGI YANG TELAH MENIKAH> (setengah hari untuk memutuskan)>> Dalam tahap ini, siapa pun dia berarti Anda telah mengambil keputusan untuk memilihnya. Jangan berpikir untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda. Jika ini terjadi berarti Anda EGOIS, sama halnya dengan orang kaya di atas.>> Dan dengan demikian Anda TIDAK PERNAH PUAS DENGAN DIRI PASANGAN ANDA, maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda> tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda sendiri. Jangan kuatir raja selalu memperhatikan rakyatnya dan menambah kadar karat pada emasnya.> Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda dan DIA YANG PALING BERKUASA MENGUBAH SETIAP ORANG. Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi & bercerai lagi??> Ingatlah si dia adalah HADIAH, siapa pun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda.>> Ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak boleh menukar atau menyia-nyiakan emas Anda. Jadi> peliharalah pasangan Anda sebagaimana HADIAH TERINDAH YANG TELAH TUHAN BERIKAN. Dan apa pun yang terjadi dengan pasangan> Anda komunikasikanlah dengan Tuhan, KARENA DIA YANG MEMILIKI HATI SETIAP> MANUSIA...>Good day & wonderful week ahead
Jumat, 28 Maret 2008
Domestic Violence Against Women
I was once told - NO MATTER HOW MUCH YOU LOVE THIS MAN, NO MATTER HOW MUCH HE MAY LOVE YOU, BUT IF EVER HE LIFTS A HAND AND HITS YOU. HE'S NOT WORTH IT.
I do not think this is easy. But I guess it is true. I got flowers today. it wasn't my birthday or any special day. We had our first argument last night, and he said a lot of cruel things that really hurt me. I know he is sorry and didn't mean the things he said, because he sent me flowers today.
I got flowers today. It wasn't our anniversary or any other special day. Last night, he threw me into a wall and started to choke me. it seems like a nightmare. I couldn't believe it was real. I woke up this morning sore and bruised all over. I know he must be sorry. Because he sent me flowers today.
I got flowers today, and it wasn't Mother's Day or any other special day. Last Night he beat me up again. And it was much worse than all the other times. If I leave him, what will i do? How will I take care of my kids? What about money? I'm afraid of him and scared to leave. But I know he must be sorry because he sent me flowers today.
I got flowers today. Today was a very special day. It was the day of my funeral. last night, he finally killed me. He beat me to death. If only I had gathered enough courage and strength to leave him, I would not have gotten flowers today.
AKU MAU MAMA KEMBALI
Aku Mau Mama Kembali - Sebuah kisah teladan dari negeri China
Untuk siapapun yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari ortu
kuncinya satu memaafkan , sehingga kedamaian ada pada hidup kita , jaman
dulu sdh biasa ortu bertindak seperti itu , banyak faktor, salah satunya
kemiskinan dan pendidikan yg rendah. Moga2 tulisan dibawah ini membawa
kita semua, terutama yg mengalami hal2 buruk, setelah membaca e-mail
ini ada damai dalam hidup kita, Amin.
Di Propinsi Zhejiang China, ada
seorang anak laki-laki yang luar
biasa,
sebut saja namanya Zhang Da.
Perhatiannya yang besar kepada
Papanya,
hidupnya yang pantang menyerah dan mau
bekerja keras, serta tindakan dan
perkataannya yang menyentuh hati
membuat Zhang Da, anak lelaki yang
masih berumur 10 tahun ketika memulai
semua itu, pantas disebut anak yang
luar
biasa. Saking jarangnya seorang anak
yang berbuat demikian, sehingga
ketika Pemerintah China mendengar dan
menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat
maka merekapun memutuskan untuk
menganugerahi penghargaan Negara yang
Tinggi
kepadanya. Zhang Da adalah salah satu
dari sepuluh orang yang dinyatakan
telah melakukan perbuatan yang luar
biasa dari antara 1,4 milyar
penduduk China . Tepatnya 27 Januari
2006 Pemerintah China , di Propinsi
Jiangxu,
kota Nanjing , serta disiarkan secara
Nasional keseluruh pelosok negeri,
memberikan penghargaan kepada 10
(sepuluh) orang yang luar biasa, salah
satunya adalah Zhang Da.
Mengikuti kisahnya di televisi,
membuat saya ingin menuliskan cerita
ini
untuk melihat semangatnya yang luar
biasa. Bagi saya Zhang Da sangat
istimewa dan luar biasa karena ia
termasuk 10 orang yang paling luar
biasa di antara 1,4 milyar manusia.
Atau lebih tepatnya ia adalah yang
terbaik
diantara 140 juta manusia. Tetapi jika
kita melihat apa yang
dilakukannya dimulai ketika ia berumur
10 tahun dan terus dia lakukan sampai
sekarang
(ia berumur 15 tahun), dan
satu-satunya anak diantara 10 orang
yang
luarbiasa tersebut maka saya bisa
katakan bahwa Zhang Da yang paling
luar biasa di antara 1,4 milyar
penduduk China .
Pada waktu tahun 2001, Zhang Da
ditinggal pergi oleh Mamanya yang
sudah
tidak tahan hidup menderita karena
miskin dan karena suami yang sakit
keras. Dan sejak hari itu Zhang Da
hidup dengan seorang Papa yang tidak
bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan
sakit-sakitan. Kondisi ini
memaksa seorang bocah ingusan yang
waktu itu belum genap 10 tahun untuk
mengambil tanggungjawab yang sangat
berat. Ia harus sekolah, ia harus
mencari
makan untuk Papanya dan juga dirinya
sendiri, ia juga harus memikirkan
obat-obat yang yang pasti tidak murah
untuk dia. Dalam kondisi yang seperti
inilah
kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia
masih terlalu kecil untuk
menjalankan tanggung jawab yang susah
dan pahit ini. Ia adalah salah satu
dari
sekian banyak anak yang harus menerima
kenyataan hidup yang pahit di dunia
ini.
Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda
adalah bahwa ia tidak menyerah.
Hidup harus terus berjalan, tapi tidak
dengan melakukan kejahatan,
melainkan memikul tanggungjawab untuk
meneruskan kehidupannya dan
papanya.
Demikian ungkapan Zhang Da ketika
menghadapi utusan pemerintah yang
ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia
mulai lembaran baru dalam hidupnya
dengan terus bersekolah. Dari rumah
sampai sekolah harus berjalan kaki
melewati
hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan
ke sekolah itulah, Ia mulai makan
daun, biji-bijian dan buah-buahan yang
ia temui. Kadang juga ia
menemukan sejenis jamur, atau rumput
dan ia coba memakannya. Dari
mencoba-coba
makan itu semua, ia tahu mana yang
masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan
mana
yang tidak bisa ia makan. Setelah jam
pulang sekolah di siang hari dan
juga sore hari, ia bergabung dengan
beberapa tukang batu untuk membelah
batu-batu besar dan memperoleh upah
dari pekerjaan itu. Hasil kerja
sebagai tukang batu ia gunakan untuk
membeli beras dan obat-obatan untuk
papanya.
Hidup seperti ini ia jalani selama
lima tahun tetapi badannya tetap
sehat, segar dan kuat.
ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.
Sejak umur 10 tahun, ia mulai
tanggungjawab untuk merawat papanya.
Ia
menggendong papanya ke WC, ia menyeka
dan sekali-sekali memandikan
papanya, ia membeli beras dan membuat
bubur, dan segala urusan papanya,
semua dia
kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan
kasih. Semua pekerjaan ini
menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.
Zhang Da menyuntik sendiri papanya.
Obat yang mahal dan jauhnya tempat
berobat membuat Zhang Da berpikir
untuk menemukan cara terbaik untuk
mengatasi semua ini. Sejak umur
sepuluh
tahun ia mulai belajar tentang
obat-obatan melalui sebuah buku bekas
yang ia
beli. Yang membuatnya luar biasa
adalah ia belajar bagaimana seorang
suster memberikan injeksi/suntikan
kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia
mampu,
ia nekad untuk menyuntik papanya
sendiri. Saya sungguh kagum, kalau
anak
kecil main dokter-dokteran dan
suntikan itu sudah biasa. Tapi jika
anak 10
tahun memberikan suntikan seperti
layaknya suster atau dokter yang sudah
biasa
memberi injeksi saya baru tahu hanya
Zhang Da. Orang bisa bilang apa
yang dilakukannya adalah perbuatan
nekad, sayapun berpendapat demikian.
Namun jika kita bisa memahami
kondisinya maka saya ingin katakan
bahwa Zhang
Da adalah anak cerdas yang kreatif dan
mau belajar untuk mengatasi
kesulitan yang sedang ada dalam hidup
dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan
menyuntik papanya sudah dilakukannya
selama lebih kurang lima tahun, maka
Zhang Da
sudah trampil dan ahli menyuntik.
Aku Mau Mama Kembali.
Ketika mata pejabat, pengusaha, para
artis dan orang terkenal yang hadir
dalam acara penganugerahan penghargaan
tersebut sedang tertuju kepada
Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya
kepadanya, "Zhang Da, sebut saja kamu
mau apa, sekolah di mana, dan apa yang
kamu rindukan untuk terjadi dalam
hidupmu, berapa uang yang kamu
butuhkan sampai kamu selesai kuliah,
besar nanti mau kuliah di mana, sebut
saja. Pokoknya apa yang kamu
idam-idamkan sebut saja, di sini ada
banyak pejabat, pengusaha, orang
terkenal yang
hadir. Saat ini juga ada ratusan juta
orang yang sedang melihat kamu
melalui layar televisi, mereka bisa
membantumu!" Zhang Da pun terdiam
dan tidak menjawab apa-apa. MC pun
berkata lagi kepadanya, "Sebut saja,
mereka bisa membantumu" Beberapa menit
Zhang Da masih diam, lalu dengan suara
bergetar iapun menjawab, "Aku Mau Mama
Kembali. Mama kembalilah ke
rumah, aku bisa membantu Papa, aku
bisa cari makan sendiri, Mama
Kembalilah!"
demikian Zhang Da bicara dengan suara
yang keras dan penuh harap.
Saya bisa lihat banyak pemirsa
menitikkan air mata karena terharu,
saya
pun tidak menyangka akan apa yang
keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak
minta kemudahan untuk pengobatan
papanya, mengapa ia tidak minta
deposito yang
cukup untuk meringankan hidupnya dan
sedikit bekal untuk masa depannya,
mengapa ia tidak minta rumah kecil
yang dekat dengan rumah sakit,
mengapa ia tidak minta sebuah kartu
kemudahan dari pemerintah agar ketika
ia
membutuhkan, melihat katabelece yang
dipegangnya semua akan membantunya.
Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang
saya tahu apa yang dimintanya,
itulah yang paling utama bagi dirinya.
Aku Mau Mama Kembali, sebuah
ungkapan yang mungkin sudah
dipendamnya sejak saat melihat mamanya
pergi
meninggalkan dia dan papanya.
Tidak semua orang bisa sekuat dan
sehebat Zhang Da dalam mensiasati
kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita
pastinya telah dikaruniai
kemampuan dan kekuatan yg istimewa
untuk menjalani ujian di dunia.
Sehebat apapun
ujian yg dihadapi pasti ada jalan
keluarnya...ditiap-tiap kesulitan ada
kemudahan dan Allah tidak akan
menimpakan kesulitan diluar kemampuan
umat-Nya. Jadi janganlah menyerah
dengan keadaan, jika sekarang sedang
kurang beruntung, sedang mengalami
kekalahan.... bangkitlah! karena
sesungguhnya kemenangan akan diberikan
kepada siapa saja yg telah
berusaha sekuat kemampuannya.
Untuk siapapun yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari ortu
kuncinya satu memaafkan , sehingga kedamaian ada pada hidup kita , jaman
dulu sdh biasa ortu bertindak seperti itu , banyak faktor, salah satunya
kemiskinan dan pendidikan yg rendah. Moga2 tulisan dibawah ini membawa
kita semua, terutama yg mengalami hal2 buruk, setelah membaca e-mail
ini ada damai dalam hidup kita, Amin.
Di Propinsi Zhejiang China, ada
seorang anak laki-laki yang luar
biasa,
sebut saja namanya Zhang Da.
Perhatiannya yang besar kepada
Papanya,
hidupnya yang pantang menyerah dan mau
bekerja keras, serta tindakan dan
perkataannya yang menyentuh hati
membuat Zhang Da, anak lelaki yang
masih berumur 10 tahun ketika memulai
semua itu, pantas disebut anak yang
luar
biasa. Saking jarangnya seorang anak
yang berbuat demikian, sehingga
ketika Pemerintah China mendengar dan
menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat
maka merekapun memutuskan untuk
menganugerahi penghargaan Negara yang
Tinggi
kepadanya. Zhang Da adalah salah satu
dari sepuluh orang yang dinyatakan
telah melakukan perbuatan yang luar
biasa dari antara 1,4 milyar
penduduk China . Tepatnya 27 Januari
2006 Pemerintah China , di Propinsi
Jiangxu,
kota Nanjing , serta disiarkan secara
Nasional keseluruh pelosok negeri,
memberikan penghargaan kepada 10
(sepuluh) orang yang luar biasa, salah
satunya adalah Zhang Da.
Mengikuti kisahnya di televisi,
membuat saya ingin menuliskan cerita
ini
untuk melihat semangatnya yang luar
biasa. Bagi saya Zhang Da sangat
istimewa dan luar biasa karena ia
termasuk 10 orang yang paling luar
biasa di antara 1,4 milyar manusia.
Atau lebih tepatnya ia adalah yang
terbaik
diantara 140 juta manusia. Tetapi jika
kita melihat apa yang
dilakukannya dimulai ketika ia berumur
10 tahun dan terus dia lakukan sampai
sekarang
(ia berumur 15 tahun), dan
satu-satunya anak diantara 10 orang
yang
luarbiasa tersebut maka saya bisa
katakan bahwa Zhang Da yang paling
luar biasa di antara 1,4 milyar
penduduk China .
Pada waktu tahun 2001, Zhang Da
ditinggal pergi oleh Mamanya yang
sudah
tidak tahan hidup menderita karena
miskin dan karena suami yang sakit
keras. Dan sejak hari itu Zhang Da
hidup dengan seorang Papa yang tidak
bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan
sakit-sakitan. Kondisi ini
memaksa seorang bocah ingusan yang
waktu itu belum genap 10 tahun untuk
mengambil tanggungjawab yang sangat
berat. Ia harus sekolah, ia harus
mencari
makan untuk Papanya dan juga dirinya
sendiri, ia juga harus memikirkan
obat-obat yang yang pasti tidak murah
untuk dia. Dalam kondisi yang seperti
inilah
kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia
masih terlalu kecil untuk
menjalankan tanggung jawab yang susah
dan pahit ini. Ia adalah salah satu
dari
sekian banyak anak yang harus menerima
kenyataan hidup yang pahit di dunia
ini.
Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda
adalah bahwa ia tidak menyerah.
Hidup harus terus berjalan, tapi tidak
dengan melakukan kejahatan,
melainkan memikul tanggungjawab untuk
meneruskan kehidupannya dan
papanya.
Demikian ungkapan Zhang Da ketika
menghadapi utusan pemerintah yang
ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia
mulai lembaran baru dalam hidupnya
dengan terus bersekolah. Dari rumah
sampai sekolah harus berjalan kaki
melewati
hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan
ke sekolah itulah, Ia mulai makan
daun, biji-bijian dan buah-buahan yang
ia temui. Kadang juga ia
menemukan sejenis jamur, atau rumput
dan ia coba memakannya. Dari
mencoba-coba
makan itu semua, ia tahu mana yang
masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan
mana
yang tidak bisa ia makan. Setelah jam
pulang sekolah di siang hari dan
juga sore hari, ia bergabung dengan
beberapa tukang batu untuk membelah
batu-batu besar dan memperoleh upah
dari pekerjaan itu. Hasil kerja
sebagai tukang batu ia gunakan untuk
membeli beras dan obat-obatan untuk
papanya.
Hidup seperti ini ia jalani selama
lima tahun tetapi badannya tetap
sehat, segar dan kuat.
ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.
Sejak umur 10 tahun, ia mulai
tanggungjawab untuk merawat papanya.
Ia
menggendong papanya ke WC, ia menyeka
dan sekali-sekali memandikan
papanya, ia membeli beras dan membuat
bubur, dan segala urusan papanya,
semua dia
kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan
kasih. Semua pekerjaan ini
menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.
Zhang Da menyuntik sendiri papanya.
Obat yang mahal dan jauhnya tempat
berobat membuat Zhang Da berpikir
untuk menemukan cara terbaik untuk
mengatasi semua ini. Sejak umur
sepuluh
tahun ia mulai belajar tentang
obat-obatan melalui sebuah buku bekas
yang ia
beli. Yang membuatnya luar biasa
adalah ia belajar bagaimana seorang
suster memberikan injeksi/suntikan
kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia
mampu,
ia nekad untuk menyuntik papanya
sendiri. Saya sungguh kagum, kalau
anak
kecil main dokter-dokteran dan
suntikan itu sudah biasa. Tapi jika
anak 10
tahun memberikan suntikan seperti
layaknya suster atau dokter yang sudah
biasa
memberi injeksi saya baru tahu hanya
Zhang Da. Orang bisa bilang apa
yang dilakukannya adalah perbuatan
nekad, sayapun berpendapat demikian.
Namun jika kita bisa memahami
kondisinya maka saya ingin katakan
bahwa Zhang
Da adalah anak cerdas yang kreatif dan
mau belajar untuk mengatasi
kesulitan yang sedang ada dalam hidup
dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan
menyuntik papanya sudah dilakukannya
selama lebih kurang lima tahun, maka
Zhang Da
sudah trampil dan ahli menyuntik.
Aku Mau Mama Kembali.
Ketika mata pejabat, pengusaha, para
artis dan orang terkenal yang hadir
dalam acara penganugerahan penghargaan
tersebut sedang tertuju kepada
Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya
kepadanya, "Zhang Da, sebut saja kamu
mau apa, sekolah di mana, dan apa yang
kamu rindukan untuk terjadi dalam
hidupmu, berapa uang yang kamu
butuhkan sampai kamu selesai kuliah,
besar nanti mau kuliah di mana, sebut
saja. Pokoknya apa yang kamu
idam-idamkan sebut saja, di sini ada
banyak pejabat, pengusaha, orang
terkenal yang
hadir. Saat ini juga ada ratusan juta
orang yang sedang melihat kamu
melalui layar televisi, mereka bisa
membantumu!" Zhang Da pun terdiam
dan tidak menjawab apa-apa. MC pun
berkata lagi kepadanya, "Sebut saja,
mereka bisa membantumu" Beberapa menit
Zhang Da masih diam, lalu dengan suara
bergetar iapun menjawab, "Aku Mau Mama
Kembali. Mama kembalilah ke
rumah, aku bisa membantu Papa, aku
bisa cari makan sendiri, Mama
Kembalilah!"
demikian Zhang Da bicara dengan suara
yang keras dan penuh harap.
Saya bisa lihat banyak pemirsa
menitikkan air mata karena terharu,
saya
pun tidak menyangka akan apa yang
keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak
minta kemudahan untuk pengobatan
papanya, mengapa ia tidak minta
deposito yang
cukup untuk meringankan hidupnya dan
sedikit bekal untuk masa depannya,
mengapa ia tidak minta rumah kecil
yang dekat dengan rumah sakit,
mengapa ia tidak minta sebuah kartu
kemudahan dari pemerintah agar ketika
ia
membutuhkan, melihat katabelece yang
dipegangnya semua akan membantunya.
Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang
saya tahu apa yang dimintanya,
itulah yang paling utama bagi dirinya.
Aku Mau Mama Kembali, sebuah
ungkapan yang mungkin sudah
dipendamnya sejak saat melihat mamanya
pergi
meninggalkan dia dan papanya.
Tidak semua orang bisa sekuat dan
sehebat Zhang Da dalam mensiasati
kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita
pastinya telah dikaruniai
kemampuan dan kekuatan yg istimewa
untuk menjalani ujian di dunia.
Sehebat apapun
ujian yg dihadapi pasti ada jalan
keluarnya...ditiap-tiap kesulitan ada
kemudahan dan Allah tidak akan
menimpakan kesulitan diluar kemampuan
umat-Nya. Jadi janganlah menyerah
dengan keadaan, jika sekarang sedang
kurang beruntung, sedang mengalami
kekalahan.... bangkitlah! karena
sesungguhnya kemenangan akan diberikan
kepada siapa saja yg telah
berusaha sekuat kemampuannya.
PESAN SANG AYAH
PESAN SANG AYAH..
Dahulu kala Ada 2 orang kakak beradik. Ketika ayahnya meninggal sebelumnya berpesan dua hal :
1). Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, Dan
2). Jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.
Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.
Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka.
Jawab anak yang bungsu : Inilah karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, Dan sebagai akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih. Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko Dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari.
Akibatnya saya harus naik becak atau andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja cukup, tetapi karena pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku bertambah banyak.
Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung : Ini semua adalahkarena saya mentaati pesan ayah.
Karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut. Juga ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit Dan pulang sesudah matahari terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka, Dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu Dan tokoku menjadi laris ,karena mempunyai jam kerja lebih lama.
Bagaimana dengan anda?
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda jika Kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat Kita success tetapi Kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena routinitas Kita ..pilihan Ada di tangan anda.
“Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa"
Dahulu kala Ada 2 orang kakak beradik. Ketika ayahnya meninggal sebelumnya berpesan dua hal :
1). Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, Dan
2). Jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.
Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.
Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka.
Jawab anak yang bungsu : Inilah karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, Dan sebagai akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih. Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko Dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari.
Akibatnya saya harus naik becak atau andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja cukup, tetapi karena pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku bertambah banyak.
Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung : Ini semua adalahkarena saya mentaati pesan ayah.
Karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut. Juga ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit Dan pulang sesudah matahari terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka, Dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu Dan tokoku menjadi laris ,karena mempunyai jam kerja lebih lama.
Bagaimana dengan anda?
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda jika Kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat Kita success tetapi Kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena routinitas Kita ..pilihan Ada di tangan anda.
“Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa"
Langganan:
Postingan (Atom)
